Rabu, Maret 25th, 2009 | Author:

Setiap hari kita mendengar istilah pemanasan global yang terjadi di bumi kita tercinta ini. Beberapa dari kita pun sudah merasakan dampak dari pemanasan global ini. Lalu apakah kita sudah berbuat untuk bumi kita tercinta ini..?

Jika belum, maka sekarang saatnya. Dari hal yang paling mudah kita lakukan, membuat lingkungan sekitar rumah kita menjadi hijau, mengurangi penggunaan energi yang tidak diperlukan dan hal-hal lain yang bisa membuat bumi kita menjadi lebih segar.

Sabtu, 28 Maret ini pada pukul 20.30 adalah earth hour. Kita mematikan semua energi listrik yang ada di rumah, kantor dan semua tempat untuk mengurangi beban bumi kita akan gas karbon yang menyebabkan pemanasan global. Untuk lebih lanjutnya silahkan buka di http://www.earthhour.wwf.or.id/faq.html

Semua dari kita setidaknya melakukan hal-hal kecil ini untuk membantu mengurangi beban bumi kita tercinta ini. Karena kita tinggal di bumi ini bukan untuk kita, tetapi untuk anak cucu kita. Kita tidak ingin masa-masa yang mengerikan nantinya menghampiri anak cucu kita karena kesalahan kita..

Let’s vote for earth hour to save our beloved earth…

UPDATE @ 27 Maret 2009, 23:30

Sedikit agak miris waktu denger komentar teman-teman soal earth hour. Bukan salah mereka sebenarnya karena kondisi kami di Samarinda sudah terbiasa dengan listrik padam. Sampe ada yang berkomentar “Sampai2 kita smua kangen…kpn mati lampu lg ya….

Berikut sedikit saya sajikan informasi mengenai earth hour.

• 300MW (cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik dan menyalakan 900 desa)
• Mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta
• Mengurangi emisi sekitar 284 ton CO2
• Menyelamatkan lebih dari 284 pohon
• Menghasilkan O2 untuk lebih dari 568 orang

memang betul program ini sementara untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, dan kenapa jakarta:
Konsumsi listrik di Indonesia masih terkonsentrasi di Jawa, yakni pada 2007 mencapai sekitar 77% dari konsumsi nasional, dan sekitar 20% pengguna listrik di Indonesia berada di Jakarta, sedangkan untuk pasokan listrik di daerah lain di Indonesia masih berbagi dalam jumlah yang lebih kecil.Total konsumsi listrik wilayah DKI Jakarta dan Tangerang adalah 23% dari total konsumsi listrik di seluruh Indonesia, dengan komposisi terbesar sebagai berikut:

• 34% berasal dari sektor rumah tangga (sebagian besar di DKI Jakarta)
• 30% berasal dari sektor industri (sebagian besar di Tangerang)
• 29% dari sektor bisnis (sebagian besar di DKI Jakarta)

Earth hour hanya satu hal yang bisa kita lakukan, tujuannya bukan sekedar listrik padam satu jam lalu bisa berdampak besar pada perbaikan bumu kita, tujuan utamanya lebih pada

  • Mendapat dukungan dan partisipasi pemerintah, pelaku bisnis, dan publik
  • Mengedukasi publik untuk melakukan perubahan gaya hidup sehari-hari demi menurunkan emisi karbon dioksida dan mengurangi dampak perubahan iklim
  • Mengukur kontribusi dan perubahan yang dapat dilakukan oleh kita dalam upaya penurunan emisi karbon dioksida (jika dilakukan tiap tahun atau menjadi program tahunan pemerintah kita)
  • Berkontribusi dalam kampanye global untuk membuktikan bahwa dengan bekerja sama kita bisa membuat perubahan besar

Saya tegaskan bahwa ini bukan soal latah-latahan, ini soal kepedulian dan ketegasan kita akan kerusakan ekosistem bumi yang makin parah.

Tags: Category: Ini Duniaku, Munajat
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply » Log in


You must be logged in to post a comment.